Minggu, 03 April 2011

SAJAK PENDEK SORE BERHUJAN

sungguh inilah sore berhujan
:melengkapkan penantian

semacam rindu
:membayang jauh dan sendu


kabut, udara dan langit
:mengusaikan pingit

di sore berhujan kuharap kau datang
:meski hari belum malam kau berkendara kunangkunang



apakah kita akan berpeluk
sampai nafas pun takluk?



ataukah kita akan bercakap
sampai degab pun senyap?



kukenakan jaketku saat menunggu
:biru

kubiarkan kancingkancingnya terbuka
:kerna kuharap engkaulah yang mengatupkannya
barangkali dengan jarijemari gemetar

:tapi aku tahu betapa hatimu tak kenal gentar
barangkali sembari memandang ke mataku
:menyelinap dan menyelidik kalbu



aku ingin bisa meragukan cinta kita
:tapi rasa percaya ini terlalu perkasa



dan sekarang sore makin berhujan
:dan sekarang hujan menderas pula di garistangan



kutunggu kamu tepat di perpotongan itu

:hangat dan Ungu



menghidupkan urat dan ototku

......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar