Tampilkan postingan dengan label WISATA DAN KULINER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WISATA DAN KULINER. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 April 2011

TEH MANIA

Cara menikmati Teh menurut aku ada beberapa Langkah:
1 . Teh harus kita sendiri yg buat mulai dr siapin air sampai ngerebusnya.
2 . Teh yg kita nikmati harus nya teh tabur (bukan celup).
3 . Didihkan air bersamaan dengan Tehnya sekalian.
4 . Biarkan mendidih sampai air didihannya keluar uap air.
5 . Lha tahap ini yg paling ku suka...Cium aroma Teh yg keluar dr Bejana...
      waaaahhhh...inilah sensasi luar biasa yg kita dapatkan dr aroma tsb...
6 . Tuang teh ke Cangkir.
7 . Nikmati teh tanpa gula ato jika pengen manis jangan campur dengan teh tsb gulanya'
     Tapi kita ambil aja gula jawa....cara Nikmatinya satu sruput Teh Satu gigitan gula jawa atau Gula Batu....
     Di jamin muantafffff ......... SILAKAN MENCOBA
    

Senin, 04 April 2011

RESEP SWIEKE KHAS PURWODADI

BAHAN BAHAN

  • 500 gram paha kodok
  • 3 buah jahe, iris tebal ukuran 2 mm
  • 5 siung bawang putih, memarkan
  • 2 sendok makan taoco, haluskan
  • 3 sendok makan kecap manis
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1 sendok teh garam
  • 3 sendok makan minyak
  • 2 batang seledri, iris kasar
  • 500 cc air

Cara membuat

Panaskan minyak, tumis bawang putih dan jahe hingga kuning, lalu tambahkan taoco, aduk rata.
Masukkan paha kodok, kecap manis, dan merica bubuk, aduk rata, masak hingga paha kodok menjadi kaku.
Tambahkan air, aduk rata, kecilkan api, masak sekitar 30 menit.
Tambahkan gula dan garam, aduk rata, angkat dari api, lalu taburi atasnya dengan seledri.
Biasanya swike disajikan bersama-sama dengan jeruk nipis, kecap manis, dan cabai rawit.

Minggu, 03 April 2011

WISATA BLEDUG KUWU



Bledug Kuwu adalah sebuah kawah lumpur (mud volcano) yang terletak di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Propinsi Jawa Tengah. Tempat ini dapat ditempuh kurang lebih 28 km ke arah timur dari kota Purwodadi. Bledug Kuwu merupakan salah satu obyek wisata andalan di daerah ini, selain sumber api abadi Mrapen, dan Waduk Kedungombo. Obyek yang menarik dari bledug ini adalah letupan-letupan lumpur yang mengandung garam dan berlangsung terus-menerus secara berkala, antara 2 dan 3 menit.Secara geologi, kawah lumpur Kuwu, sebagaimana kawah lumpur lainnya, adalah aktivitas pelepasan gas dari dalam teras bumi. Gas ini biasanya adalah metana. Kuwu adalah satu-satunya yang berlokasi di Jawa Tengah. Letupan-letupan lumpur yang terjadi biasanya membawa pula larutan kaya mineral dari bagian bawah lumpur ke atas. Banjir lumpur panas Sidoarjo juga diakibatkan oleh kawah lumpur, meskipun untuk yang terakhir ini tingkat aktivitasnya lebih tinggi.Lumpur dari kawah ini airnya mengandung garam, oleh masyarakat setempat dimanfaatkan untuk dipakai sebagai bahan pembuat garam bleng (IPA: /bləng/) secara tradisional. Caranya adalah dengan menampung air dari bledug itu ke dalam glagah (batang bambu yang dibelah menjadi dua), lalu dikeringkan.Menurut cerita turun temurun yang beredar di kalangan masyarakat setempat, Bledug Kuwu terjadi karena adanya lubang yang menghubungkan tempat itu dengan Laut Selatan (Samudera Hindia). Konon lubang itu adalah jalan pulang Joko Linglung dari Laut Selatan menuju kerajaan Medang Kamulan setelah mengalahkan Prabu Dewata Cengkar yang telah berubah menjadi buaya putih di Laut Selatan. Joko Linglung konon bisa membuat lubang tersebut karena dia bisa menjelma menjadi ular naga yang merupakan syarat agar dia diakui sebagai anaknya Raden Aji Saka.